Senin, 01 Juni 2009

GEDUNG BALAI PEMUDA


Lokasi

Jalan Gubernur Suryo 15

Info

GEDUNG BALAI PEMUDA, ini dahulu bernama SIMPANGSCHE SOCIETE IT yang dipakai klub oleh orang kulit putih untuk berdansa sedangkan bagi orang pribumi dilarang masuk. Pada bulan November 1945 Gedung ini dijadikan Markas Besar PRI (Pemuda Republik Indonesia) Pusat. Organisasi pemuda ini sering bertindak ekstrim, dan banyak orang Indonesia atau Belanda dituduh mata-mata diinterogasi oleh Bagian Penyelidik PRI di gedung ini.
Berikut ini adalah sejarah singkat bangunan tersebut yang disusun oleh Dinas Pariwisata Kota Surabaya:
1907 – 1945 (De Simpangsche Societeit)Milik suatu perkumpulan orang-orang Belanda bernama “De Simpangsche Societeit”. Pusattempat rekreasi orang-orang Belanda untuk pesta ria, dansa, juga sebagai tempat bowling, dsb.
1945 (De Simpangsche Societeit)Gedung ini kemudian dikuasai oleh Arek-arek Suroboyo yang tergabung dalam PemudaRepublik Indonesia (PRI),sekaligus merupakan MARKAS PEMUDA arek-arek Suroboyo. Dengan perlawanan yang sengit dari tentara Belanda, maka arek-arek Suroboyo mundur danakhirnya gedung ini dikuasai oleh tentara Belanda.
1950 (De Simpangsche Societeit)Pada saat Indonesia sudah merdeka, arek-arek Suroboyo masuk ke kota dan Gedung inidikuasai oleh Penguasa Militer Propinsi Jawa Timur dan sebagai pelaksana Penguasa Militeradalah KMKB Surabaya.
1957 (De Simpangsche Societeit)Dalam rangka pembebasan Irian Barat, Gedung dan seluruh inventarisnya oleh Penguasa MiliterPropinsi Jawa Timur di serah terimakan kepada Ketua Dewan Pemerintah Daerah Kota PrajaBertindak sebagai Penguasa Militer Daerah Propinsi Jawa Timur adalah PanglimaTentara Teritorium V/Brawijaya selaku Penguasa Militer atas Daerah Propinsi Surabaya. Jawa Timur no: KKM. 1223 / 12 / 1957 tanggal 10 Desember 1957.
1957 (De Simpangsche Societeit)Pada tanggal 12 Desember 1957 di serah terimakan, selaku Komandan KKMB Surabaya BapakLetkol. SOERIJOTO NRP: 13683 kepada Bapak R. ISTIDJAB Ketua Dewan Pemerintah DaerahKota Praja Surabaya.
1957 (Balai Pertemuan Umum/Balai Pemuda)Pemerintah Daerah akan mengusahakan EKSPLOITASI nya sebagai Balai Pertemuan Umumdengan nama BALAI PEMUDA. Sesuai dengan fungsinya sebagai pertemuan umum, BalaiPemuda digunakan untuk kegiatan-kegiatan pertemuan, pesta, rapat,dsb kepada pihak yang ingin menggunakannya.
1965 (Balai Pemuda)Tak kalah pentingnya, BALAI PEMUDA juga menampung kegiatan para pemuda jugadipergunakan sebagai sekretariat sekaligus markas FRONT PEMUDA. Pada awal Orde Baru dipergunakan sebagai markas KAMI dan KAPPI dalam menumpas G30S/ PKI.
1971 – 1972 (Balai Pemuda)Gedung sebelah timur mengalami kerusakan. Oleh Walikotamadya Surabaya R.SOEKOTJOdiambillah kebijakan untuk merubah gedung ini dan selesai awal tahun 1972 terwujudlah gedungBALAI PEMUDA MITRA.
1974 (Balai Pemuda)Dipergunakan sebagai sekretariat Federasi Pemuda Indonesia dan KNPI dengan segalaKegiatannya.
1979-1980 (Balai Pemuda)Diadakan pemugaran gedung sebelah barat dan selesai tahun 1980, tidak terjadi perubahanbentuk gedung sehingga nilai sejarahnya masih terlihat seperti aslinya.
1980 (Balai Pemuda)Gedung yang terletak strategis di jantung kota ini berdiri dengan megah yang didalamnya adariwayat sejarah arek-arek Suroboyo. Berkiprahnya para pemuda yang menggunakan gedung iniuntuk kegiatan-kegiatan sosial. Juga digunakan sebagai pusat kegiatan apresiasi seni dan budayaseniman/seniwati Surabaya.
1980 - sekarang (Balai Pemuda/DKS & PPKS/BMS)Disebelah utara diberikan tempat untuk Dewan Kesenian Surabaya oleh Walikotamadya. Sebagai Pusat Pagelaran Kesenian Surabaya (PPKS). Termasuk pusatpembinaanseniman/seniwati muda yang tergabung dalam Bengkel Muda Surabaya (BMS) danAkademiSeni rupa Surabaya (AKSERA). Karena Balai Pemuda merupakan salah satu Dinaspenghasilmaka kegiatan pokok dari gedung balai pemuda adalah dengan cara menyewakangedungkepada masayarakat dengan berbagai tujuan, antara lain untuk : Resepsi Pernikahan, Seminar, Pameran, Audisi Seni, Pagelaran Musik dll.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar